Bismillahirrahmaanirrahiim.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pacaran adalah sebuah hubungan antara dua individu
yang didasari oleh rasa sayang dan/atau cinta. Pada zaman yang sudah di ujung
konflik, banyak hal-hal aneh yang terjadi dan dianggap sebagai wajar, terutama
pacaran. Khususnya para remaja atau bahkan anak-anak yang masih duduk di bangku
sekolah dasar sudah pernah melakukan pacaran. Alasan mereka berbeda-beda, ada
yang bilang sebagai motivasi untuk belajar, semangat belajar, mengingatkan
untuk makan, mandi, dan banyak lagi. Lalu, kamanakah orang tuamu selama ini
kalau kamu masih membutuhkan seorang pacar sebagai penyemangat, pengingat, dan
hal-hal yang tidak masuk akal lainnya.
Padahal dalam agama Islam, sudah dijelaskan dalam AL-Quran
17:32. “Dan janganlah mendekati zina,
karena zina adalah perbuatan yang keji”. Halo saudara seimanku, dimana
sajakah engkau selama ini? Apakah engkau belum mengetahuinya atau bahkan sudah
mengetahuinya tetapi cuek begitu saja? Hal yang patut dipertanyakan
kepada diri adalah “Apa yang mendasari saya pacaran?”. Agama sudah jelas-jelas
melarangnya.
Apa kabar Saudara seimanku? Apa sudah sadar? Coba kita
renungkan kembali, apa tujuan kita 5 tahun kedepan? Ya, memang belum tentu
dunia ini akan bertahan 5 tahun lagi. Bisa saja tahun depan, bulan depan,
minggu depan, lusa, esok, bahkan nanti malam pun kita tidak mengetahuinya.
Lantas, apa kalian masih tetap dalam keadaan seperti ini? Meninggalkan dunia
yang fana ini dengan keadaan tidak patuh dengan satu ayat? Atau bahkan lebih?
Mari saudara-saudara seimanku! Mari kita hijrah ke jalan
yang benar, ke jalan yang diridhoi oleh-Nya! Apa salahnya kita mencoba menjadi
yang lebih baik dari hari kemarin. Mari saudara seimanku, selagi Allah belum
memanggil kita untuk kembali, mari kita hijrah bareng-bareng ke jalan yang
dirihoi-Nya!
Semoga kita tetap dalam lindungan Allah SWT. Yang benar
datang dari Allah SWT karena Allah Maha Benar, yang salah datang karena
kekhilafan diri pribadi.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb. SEMOGA
BERMANFAAT…J